Mengubah mobil klasik menjadi kendaraan listrik kerap dianggap sebagai proyek mahal dan rumit. Namun, kisah Porsche 924S milik Karl Nichols menunjukkan hal sebaliknya: dengan pendekatan yang tepat, sebuah coupe lawas bisa disulap menjadi mobil listrik yang tetap menyenangkan dikendarai, tanpa biaya yang melambung terlalu tinggi.
Konversi Porsche 924S yang dibuat dengan anggaran terbatas
Melalui video dari EVTuners, proses ubahan Porsche 924S itu diperlihatkan secara lebih rinci. Nichols, pemilik Porsche 924S merah keluaran 1988, memulai proyek ini setelah mendapatkan mobil tersebut dengan harga yang tergolong bagus. Dari sana, ia memilih jalur yang tidak biasa: memanfaatkan Nissan Leaf 2013 sebagai donor kendaraan listrik.
Langkah itu memungkinkan motor listrik dan baterai Leaf dipasangkan ke sasis Porsche 924S. Hasilnya, mobil sport dua pintu ini kini mengusung tenaga 214 daya kuda. Untuk sebuah konversi rumahan, angka tersebut memberi gambaran bahwa performa tidak dikorbankan demi efisiensi.
Jarak tempuh 200 mil dan bisa dipakai harian
Yang menarik, mobil ini disebut mampu menempuh jarak hingga 200 mil di jalan raya, sementara di area perkotaan jaraknya bisa lebih jauh. Dengan akses ke pengisian daya publik, Porsche 924S listrik ini tidak hanya menjadi proyek hobi, tetapi juga masih relevan untuk penggunaan sehari-hari.
Sistem pengereman regeneratif yang dapat disesuaikan ikut membantu meningkatkan efisiensi dan memberi ruang bagi pengemudi untuk menyesuaikan karakter mobil sesuai kebutuhan. Meski belum dilengkapi pemanas maupun pendingin udara, Nichols disebut masih berencana menambahkan fitur tersebut di kemudian hari.
Proyek 1,5 tahun yang membuktikan mobil klasik masih punya masa depan
Proses pengerjaan konversi ini memakan waktu sekitar 1,5 tahun. Selama periode itu, Nichols tidak hanya mengandalkan komponen, tetapi juga ketekunan dan kreativitas agar Porsche 924S tetap mempertahankan karakter aslinya meski penggeraknya sudah berubah total.
Hasil akhirnya menjadi contoh bahwa elektrifikasi mobil klasik tidak selalu identik dengan biaya besar. Bagi sebagian pecinta mobil, proyek seperti ini menawarkan jalan tengah: mempertahankan desain dan identitas mobil lama, sambil membawa teknologi yang lebih ramah lingkungan dan efisien ke jalan raya. Source link












