Polisi Tangkap Empat Aktor Utama Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank

Polisi Tangkap Empat Aktor Utama Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terus mengurai kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang atau kacab sebuah bank di Jakarta. Setelah lebih dulu menangkap sejumlah terduga pelaku, polisi kini mengamankan empat orang yang disebut sebagai aktor utama dalam rangkaian kejahatan tersebut.

Keempat tersangka itu berinisial C, DH, YJ, dan AA. Mereka ditangkap dalam waktu dan lokasi berbeda. Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, membenarkan penangkapan itu pada Minggu. Menurut dia, ketiganya, yakni DH, YJ, dan AA, diamankan di Solo, Jawa Tengah, pada 23 Agustus, sedangkan C ditangkap di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada 24 Agustus.

Jejak Kasus Berawal dari Penemuan Jasad di Bekasi

Kasus ini mencuat setelah jasad korban berinisial MIP, 37 tahun, ditemukan di Bekasi, Jawa Barat, pada 21 Agustus. Dari hasil penelusuran awal, korban diduga lebih dulu diculik sebelum akhirnya dibunuh. Polisi menyebut, penyelidikan dilakukan untuk menelusuri rantai peristiwa, mulai dari lokasi penculikan hingga pihak-pihak yang diduga terlibat dalam eksekusi korban.

Sebelumnya, empat pria lain yang diduga ikut menculik MIP juga telah ditangkap. Mereka berinisial AT, RS, RAH, dan RW. Penangkapan dilakukan di Jakarta Pusat dan bandara di NTT. Dengan rangkaian penangkapan itu, polisi menduga jaringan pelaku tidak bekerja sendiri, melainkan terhubung dalam beberapa peran yang berbeda.

Pemeriksaan Intensif untuk Mengurai Peran Masing-Masing

AKBP Abdul Rahim mengatakan para tersangka kini menjalani pemeriksaan intensif. Pemeriksaan tersebut difokuskan untuk memetakan peran masing-masing pelaku, termasuk siapa yang merancang, menjemput, membawa, dan menghilangkan nyawa korban. Polisi juga masih menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat di belakang layar.

Korban disebut diculik di sebuah pusat perbelanjaan di Ciracas, Jakarta Timur. Dari titik itu, penyidik berupaya menyusun ulang kronologi peristiwa yang berujung pada ditemukannya jasad MIP di Bekasi. Polda Metro Jaya menegaskan pengembangan kasus masih berlangsung, dengan penanganan yang disebut dilakukan secara cermat untuk memastikan seluruh fakta terungkap.

Source link