Perjalanan dengan pesawat merupakan pilihan yang praktis dan cepat bagi banyak orang. Namun, satu hal yang sering luput dari perhatian penumpang adalah aturan terkait barang bawaan kabin. Meskipun sudah ada pengingat, masih banyak orang yang tanpa sengaja membawa barang-barang terlarang ke dalam kabin pesawat. Akibatnya, saat dilakukan pemeriksaan keamanan, petugas bandara harus menyita barang-barang tersebut. Untuk menghindari masalah selama perjalanan, penting bagi penumpang untuk memahami jenis barang yang sering disita di kabin pesawat. Berikut adalah tujuh jenis barang yang biasanya dilarang dan disita dalam kabin pesawat.
1. Senjata Tajam: Benda-benda seperti gunting kecil, cutter, pisau lipat, atau replika pistol termasuk dalam kategori senjata tajam yang tidak boleh dibawa ke dalam kabin. Barang-barang ini dianggap berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan dan akan langsung disita oleh petugas keamanan bandara.
2. Peralatan Olahraga: Meskipun beberapa peralatan olahraga seperti raket tenis atau tongkat snooker diperbolehkan, namun peralatan berukuran besar atau berpotensi melukai orang lain seperti tongkat golf atau tongkat kriket harus dimasukkan ke bagasi tercatat.
3. Cairan Lebih dari 100 ml: Cairan seperti air minum, sabun cair, parfum, dan lainnya dibatasi maksimal 100 ml per kemasan saat masuk kabin. Cairan yang melebihi batas tersebut akan disita oleh petugas keamanan.
4. Makanan Beraroma Tajam: Makanan dengan aroma menyengat seperti durian atau bahan segar seperti ikan mentah dan daging segar tidak boleh dibawa ke kabin karena dapat mengganggu penumpang lain dan berpotensi menyebabkan kontaminasi.
5. Bahan Peledak dan Zat Kimia Berbahaya: Segala bentuk bahan peledak dan zat kimia berbahaya seperti petasan, kembang api, atau korek api gas berukuran besar tidak diperbolehkan di kabin pesawat karena berisiko bagi keamanan penerbangan..
6. Produk Hewani Mentah atau Olahan: Produk-produk hewani seperti ikan segar, daging mentah, atau hasil olahan tertentu juga dilarang masuk ke kabin, terutama untuk penerbangan internasional.
7. Powerbank Berkapasitas Tinggi: Maskapai biasanya membatasi kapasitas powerbank maksimal 100Wh hingga 160Wh. Powerbank dengan kapasitas lebih besar dianggap berisiko karena dapat memicu panas berlebih atau kebakaran.
Dengan memahami dan mematuhi aturan terkait barang bawaan kabin ini, penumpang dapat menjalani perjalanan dengan lebih lancar dan bebas dari masalah. Jadi, pastikan untuk memeriksa barang bawaan sebelum terbang dan mematuhi semua peraturan yang berlaku.












