Sejumlah perkara kriminal yang mencuat di Jakarta dan sekitarnya dalam sepekan terakhir kembali menyoroti sisi kelam kehidupan kota. Dari kekerasan anak terhadap ibu kandung di Bekasi, penemuan bayi perempuan di Jakarta Barat, hingga hadirnya Nikita Mirzani dalam sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, rangkaian kasus itu memperlihatkan betapa beragamnya wajah kejahatan yang ditangani aparat.
Kekerasan di Bekasi dan temuan bayi di Palmerah
Kasus yang paling menyita perhatian datang dari Bekasi. Seorang anak berinisial MIEC diduga menganiaya ibunya sendiri di Kelurahan Bekasi Jaya, Kamis (19/6), setelah sang ibu diminta meminjam motor tetangga. Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di lingkungan keluarga, yang semestinya menjadi ruang paling aman bagi seorang ibu.
Di sisi lain, warga Jakarta Barat juga dikejutkan oleh penemuan bayi perempuan di Jalan Anggrek Cendrawasih, Kelurahan Kemanggisan, Palmerah. Bayi itu ditemukan dalam kondisi hidup tanpa pakaian pada Selasa (24/6) pagi. Polisi kemudian bergerak cepat dan menangkap pelaku pembuangan bayi tersebut.
Ribuan tersangka narkoba dan kasus pelecehan di Tebet
Dari penindakan narkoba, Polda Metro Jaya mencatat capaian besar dengan menangkap 1.672 tersangka penyalahgunaan narkoba dalam dua bulan terakhir. Dari jumlah itu, sebagian besar akan menjalani rehabilitasi, sedangkan sisanya diproses melalui jalur hukum. Angka tersebut menunjukkan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba masih menjadi pekerjaan besar aparat di wilayah ibu kota.
Kasus lain yang tak kalah berat datang dari Jakarta Selatan. Polisi menangkap seorang guru ngaji yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap 10 santri yang masih di bawah umur di Kelurahan Kebon Baru, Tebet. Perkara ini menambah daftar panjang kekerasan seksual yang melibatkan pihak yang semestinya menjadi pembimbing dan pelindung anak-anak.
Nikita Mirzani hadir di sidang dakwaan
Di tengah deretan kasus tersebut, perhatian publik juga tertuju pada Nikita Mirzani yang menghadiri sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia menjalani agenda persidangan dalam perkara dugaan pemerasan dan pengancaman terhadap bos perawatan kulit milik dokter berinisial RGP. Saat ditemui wartawan di pengadilan, Nikita mengaku kabarnya baik.
Rangkaian kasus itu memperlihatkan bahwa aparat penegak hukum di Jakarta masih harus menangani perkara dari berbagai lapisan, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, kejahatan terhadap anak, narkoba, hingga perkara yang menyeret figur publik.
Source link












