Mercedes-Benz kembali dibuat sibuk oleh AMG One. Hypercar yang sejak awal diposisikan sebagai mobil Formula 1 untuk jalan raya itu kini masuk daftar penarikan sebagian di Jerman karena potensi risiko kebakaran. Masalahnya bukan pada mesin hybrid berperforma tinggi yang menjadi daya tarik utamanya, melainkan pada komponen spoiler belakang aktif yang dinilai bisa memicu persoalan keselamatan.
219 unit terdampak penarikan
Menurut otoritas terkait di Jerman, penarikan ini mencakup 219 unit Mercedes-AMG One yang diproduksi antara 12 Desember 2022 hingga 9 Mei 2025. Angka itu tergolong besar jika dibandingkan dengan total produksi AMG One yang hanya dibatasi 275 unit. Dengan kata lain, hampir 80 persen mobil yang dibuat masuk dalam daftar perbaikan.
Perbaikan difokuskan pada pin pengunci spoiler belakang aktif. Pada unit yang terdampak, komponen tersebut disebut perlu diganti atau diperbaiki agar tidak menimbulkan risiko lebih lanjut. Meski demikian, Mercedes menegaskan penarikan ini tidak berkaitan dengan dua insiden kebakaran yang sebelumnya pernah melibatkan AMG One.
Proyek ambisius yang tak lepas dari masalah
AMG One bukan mobil biasa. Proyek ini pertama kali diperkenalkan pada 2017, lalu versi produksinya baru meluncur pada 2022. Pengiriman ke konsumen sendiri baru dimulai pada 2023. Sejak awal, pengembangannya memang dikenal rumit karena Mercedes berupaya membawa teknologi mesin Formula 1 ke mobil legal jalan raya.
Produksinya dimulai pada 2022 di fasilitas khusus Mercedes-AMG di Coventry, Inggris, bersama Multimatic. Namun, ambisi besar itu juga membawa tantangan teknis yang tidak kecil. Dalam kasus terbaru ini, Mercedes-AMG menyatakan tetap berkomitmen menyelesaikan persoalan yang muncul dan menjaga kualitas serta keamanan produknya.
Mobil langka, sorotan pun besar
Karena jumlahnya sangat terbatas, setiap masalah pada AMG One langsung menyita perhatian. Mobil ini bukan hanya simbol teknologi Mercedes-AMG, tetapi juga salah satu proyek paling berani dalam industri otomotif modern. Di tengah citra eksklusif dan performa ekstrem yang melekat padanya, penarikan sebagian ini menjadi pengingat bahwa bahkan hypercar sekelas AMG One pun tak luput dari persoalan teknis yang harus segera dibereskan.
Source link












