Skoda merayakan 130 tahun perjalanannya dengan cara yang tidak biasa: bukan lewat sedan baru atau SUV edisi khusus, melainkan sebuah truk pikap hasil ubahan dari wagon Superb. Mobil konsep itu diberi nama LK 130 dan menjadi proyek kesepuluh dari Sekolah Kejuruan Otomotif Skoda, sekaligus yang pertama berbasis plug-in hybrid.
Dari produsen sepeda ke mobil konsep
Jejak Skoda bermula pada 1895, saat Václav Laurin dan Václav Klement mendirikan usaha yang awalnya memproduksi sepeda. Pada 1905, perusahaan mulai merambah mobil, lalu resmi menjadi Skoda Auto pada 1925 setelah diakuisisi oleh Skoda Works. Dalam rangka memperingati tonggak sejarah itu, Skoda memilih menampilkan sisi kreatifnya melalui LK 130, kendaraan yang lahir dari kolaborasi antara para insinyur perusahaan dan 28 siswa sekolah vokasi.
Proyek ini bukan sekadar ubahan tampilan. Struktur mobil dan interior ikut dirombak agar memenuhi kebutuhan sebuah pikap fungsional. Salah satu sorotan utamanya adalah rak sepeda elektrik yang dapat dilipat, serta sistem pintu belakang yang dirancang berbeda dari model standar. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana sebuah wagon keluarga bisa diolah menjadi kendaraan pendukung balap yang lebih spesifik.
Penghormatan pada Laurin Klement
Nama LK 130 merujuk pada Laurin Klement, fondasi sejarah Skoda sebelum era modern. Nuansa penghormatan itu juga terlihat pada detail visual mobil, dengan aksen merah, emas, putih, dan hitam yang mengikuti warna logo Laurin Klement. Lambang LK asli dipasang menggantikan emblem panah Skoda yang biasa ditemui pada kendaraan produksi massal.
Meski tampil mencolok dan sarat simbol sejarah, LK 130 tidak disiapkan untuk masuk jalur produksi. Mobil ini dijadwalkan tampil dalam Tour de France mendatang sebagai bagian dari perayaan ulang tahun Skoda, sekaligus penanda bahwa merek asal Ceko itu masih menjaga hubungan erat dengan dunia balap sepeda dan pendidikan otomotif.
Source link












