BEKASI — Kematian AS (64), pemilik warung di Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, masih menyisakan tanda tanya besar. Pria itu ditemukan tak bernyawa di toko miliknya dalam kondisi yang memunculkan dugaan kuat bahwa peristiwa tersebut bukan kematian biasa. Polisi kini bergerak mengurai rangkaian kejadian sejak toko ditemukan tertutup rapat hingga korban akhirnya ditemukan di dalam kamar mandi.
Toko Tertutup, Korban Ditemukan di Kamar Mandi
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Bekasi Kota, Ajun Komisaris Polisi Suparyono, mengatakan penyelidikan awal dilakukan oleh Polsek Pondok Gede dengan dukungan Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota. Kasus ini pertama kali diketahui setelah anak korban melaporkan bahwa toko dalam keadaan tertutup dan ayahnya tidak dapat dihubungi.
Merasa ada yang tidak beres, saksi kemudian membuka pagar toko dan meminta bantuan warga untuk membuka pintu rolling door. Begitu masuk, mereka mendapati kondisi di dalam toko berantakan. Di lantai juga terlihat bercak darah, yang langsung memicu kecurigaan warga sebelum akhirnya korban ditemukan di kamar mandi.
Luka di Kepala dan Jejak yang Masih Diselidiki
Menurut keterangan yang disampaikan kepolisian, AS ditemukan tertumpuk di antara kardus minuman besar dengan luka di bagian kepala. Temuan itu membuat aparat berhati-hati dalam menarik kesimpulan awal, sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari penyidik.
Hingga kini, Polsek Pondok Gede bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota masih mengusut penyebab pasti kematian korban. Polisi belum menyampaikan detail mengenai dugaan motif maupun kemungkinan adanya pelaku, karena proses pendalaman masih berlangsung.
Garis Polisi Terpasang di Lokasi
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan warga berkerumun di sekitar lokasi kejadian. Di area toko, garis polisi telah dipasang dan mobil INAFIS tampak berada di tempat kejadian perkara. Situasi itu menunjukkan bahwa aparat telah melakukan langkah awal pengamanan dan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan petunjuk.
“Polsek Pondok Gede sedang memimpin penyelidikan dengan bantuan dari Satreskrim Polres Metro Bekasi,” ujar Suparyono. Keterangan lanjutan dari pihak kepolisian masih ditunggu untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi di balik kematian AS di tokonya sendiri.












