130 Hari Kabinet Merah Putih: Pemerintah Dorong Kesejahteraan Rakyat, Dunia Usaha Ikut Bergerak
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan arah pemerintahannya: kemerdekaan sejati harus dirasakan rakyat kecil melalui hidup yang layak, aman, dan sejahtera. Dalam pandangan Prabowo, ukuran keberhasilan negara bukan hanya pertumbuhan angka-angka ekonomi, melainkan ketika masyarakat terbebas dari rasa takut, kemiskinan, dan kesengsaraan.
Selama 130 hari kerja Kabinet Merah Putih, sejak Oktober 2024 hingga Februari 2025, pemerintah menggeber sejumlah kebijakan strategis yang disebut tidak hanya menyentuh kebutuhan warga, tetapi juga membuka ruang lebih luas bagi dunia usaha untuk tumbuh dan berkontribusi.
Program sosial dan ruang ekonomi berjalan beriringan
Kepala Komunikasi Presiden Hasan Nasbi mengatakan, kebijakan yang dijalankan kabinet memberi manfaat ganda. Di satu sisi, masyarakat menerima bantuan langsung melalui program-program prioritas. Di sisi lain, pelaku usaha memperoleh peluang untuk terlibat dalam rantai pelaksanaan kebijakan tersebut.
Salah satu yang paling menonjol adalah Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang sudah berjalan selama beberapa bulan dan menjangkau 38 provinsi. Program ini disebut telah memberi nutrisi harian kepada dua juta penerima manfaat. Pemerintah berharap, selain memperkuat kualitas sumber daya manusia, program itu juga ikut menggerakkan ekonomi di tingkat bawah, terutama di wilayah pedesaan.
Kesehatan gratis dan hilirisasi jadi penopang
Di bidang kesehatan, pemerintah juga meluncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang telah melayani ribuan warga di berbagai daerah. Kehadiran program ini menambah daftar kebijakan yang diarahkan langsung untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Namun, perhatian pemerintah tidak berhenti pada layanan sosial. Program strategis tersebut juga dirancang agar memberi peluang ekonomi bagi pengusaha, terutama dalam agenda hilirisasi sumber daya alam dan pembangunan infrastruktur nasional. Dengan kata lain, kebijakan pro-rakyat tetap dibarengi dengan iklim yang dinilai mendukung aktivitas bisnis.
Danantara dan harapan menjaga laju pertumbuhan
Komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan publik dan dunia usaha juga tercermin dari pembentukan BPI Danantara, yang ditujukan untuk mengoptimalkan pengelolaan aset negara. Langkah ini diposisikan sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah dinamika global.
Di tengah ketidakpastian dunia, Indonesia disebut berada dalam posisi yang relatif diuntungkan karena stabilitas politik domestik, sikap netral dalam diplomasi internasional, serta pertumbuhan ekonomi yang dinilai tetap solid. Dalam pesan yang berulang disampaikan Presiden Prabowo, persatuan menjadi kunci agar berbagai tantangan dapat dihadapi bersama, tanpa meninggalkan tujuan utama: menghadirkan Indonesia yang lebih sejahtera bagi seluruh rakyatnya.
Source link


