Seseorang Menghancurkan Xiaomi SU7 Bertenaga 1.526 Hp: Insiden di Lintasan Picu Perbandingan dengan Porsche
Xiaomi SU7 kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena rekor atau angka performa yang mencolok, melainkan akibat insiden di lintasan balap. SU7 Ultra, varian yang baru meluncur pada awal Maret, dilaporkan mengalami kecelakaan saat melaju kencang di trek. Video yang beredar memperlihatkan pengemudi kehilangan kendali sebelum mobil menghantam pembatas, lalu memunculkan kembali perdebatan soal seberapa jauh mobil listrik asal China ini bisa disebut setara dengan rival-rival premium dari Eropa.
Tenaga besar, tapi lintasan tetap tak memberi ampun
SU7 Ultra memang datang dengan modal yang tidak main-main. Mobil ini dibekali tenaga 1.526 hp dan klaim kecepatan puncak mencapai 223 mph. Angka tersebut cukup untuk membuatnya langsung diperhitungkan di kelas mobil performa tinggi. Namun, insiden di lintasan menunjukkan bahwa tenaga besar bukan satu-satunya faktor penentu. Di atas kertas, SU7 Ultra terlihat sangat agresif, tetapi di arena nyata, pengemudi tetap harus berhadapan dengan batas kemampuan mobil dan kendali di kecepatan tinggi.
Kecelakaan ini juga mengingatkan publik pada insiden sebelumnya yang melibatkan versi terdahulu SU7. Dalam kasus terbaru, perhatian tidak hanya tertuju pada kerusakan mobil, tetapi juga pada bagaimana mobil ini dikendalikan saat dipacu keras. Dari situ, muncul pertanyaan yang lebih luas: apakah performa tinggi Xiaomi SU7 Ultra benar-benar sudah matang, atau masih butuh penyempurnaan sebelum diposisikan sejajar dengan mobil sport papan atas?
Perbandingan dengan Taycan Turbo GT kembali mencuat
Nama Porsche Taycan Turbo GT kembali ikut disebut dalam pembahasan ini. Tak sedikit yang membandingkan SU7 Ultra dengan mobil listrik andalan Porsche tersebut, terutama karena keduanya sama-sama menonjolkan performa ekstrem. Xiaomi memang menawarkan harga yang lebih terjangkau dan desain yang dinilai memiliki kemiripan visual dengan Taycan, tetapi pengalaman panjang Porsche di industri otomotif tetap menjadi pembeda yang sulit diabaikan.
Dalam sejumlah ulasan, SU7 Ultra disebut punya modal kuat, termasuk catatan waktu putaran yang memuaskan di lintasan F1 Shanghai. Meski begitu, insiden terbaru memberi gambaran bahwa keunggulan di satu aspek belum otomatis menjamin kestabilan menyeluruh. Di segmen mobil performa, pengendalian, konsistensi, dan ketahanan saat dipacu ekstrem sering kali sama pentingnya dengan tenaga dan akselerasi.
Masih harus membuktikan diri di kelas premium
Perkembangan industri otomotif China memang tidak bisa dipandang sebelah mata, dan Xiaomi termasuk merek yang bergerak cepat mengejar perhatian publik lewat produk yang agresif secara spesifikasi. SU7 Ultra menjadi contoh paling jelas dari ambisi itu. Dengan kombinasi tenaga besar dan harga yang kompetitif, mobil ini tetap punya daya tarik kuat bagi penggemar mobil sport listrik.
Namun, dari insiden di lintasan ini, terlihat bahwa jalan menuju pengakuan sebagai pesaing serius belum sepenuhnya mulus. SU7 Ultra mungkin sudah mampu mencuri perhatian lewat angka-angka impresif, tetapi ujian sesungguhnya tetap ada pada bagaimana mobil ini tampil saat berada di batas kemampuan. Source link












