Ferrari memasuki 2025 dengan agenda besar. Setelah mencetak rekor penjualan pada tahun lalu, pabrikan asal Maranello itu bersiap memperkenalkan enam mobil baru, termasuk mobil listrik pertama dalam sejarah perusahaan.
Enam model, satu arah baru
Langkah Ferrari ini menandai fase penting dalam strategi produk mereka. Dari enam model yang disiapkan untuk 2025, satu di antaranya sudah dipastikan merupakan mobil listrik. Identitas lima model lain masih ditutup rapat, namun ruang spekulasi telanjur terbuka lebar di kalangan penggemar dan pengamat otomotif.
Nama SF90 Stradale kerap muncul dalam perbincangan sebagai kandidat yang akan digantikan oleh supercar hybrid V-8 plug-in. Di saat yang sama, versi baru Purosangue dan pembaruan pada 296 GTB juga ikut masuk daftar dugaan. Ferrari belum memberi konfirmasi, tetapi pola pengembangan itu sejalan dengan upaya mereka menjaga napas model-model andalan tetap segar.
Tekanan emisi dan dorongan elektrifikasi
Di balik rencana tersebut, Ferrari menghadapi tuntutan regulasi emisi yang makin ketat di berbagai pasar. Karena itu, opsi pengembangan mobil hibrida plug-in atau teknologi serupa tetap menjadi bagian dari arah pengembangan perusahaan. Bagi Ferrari, tantangannya bukan sekadar membuat mobil yang lebih bersih, melainkan tetap mempertahankan karakter performa yang selama ini menjadi identitas merek.
Minat pasar terhadap model listrik Ferrari juga disebut terus meningkat. Fakta ini memberi sinyal bahwa konsumen premium mulai membuka diri terhadap teknologi ramah lingkungan, selama tetap dibungkus dalam kemewahan dan performa yang khas Kuda Jingkrak.
Masih banyak teka-teki di Maranello
Meski mobil listrik perdana menjadi sorotan utama, Ferrari belum mengungkap detail soal model lainnya. Bahkan, bocoran yang beredar belum cukup untuk memastikan arah pengembangan seluruh lini. Foto-foto mata-mata sempat memunculkan dugaan adanya modifikasi pada bodi Maserati Levante, yang kemudian memicu spekulasi tentang kemungkinan crossover yang lebih praktis dibanding supercar kelas atas.
Namun untuk saat ini, Ferrari tetap menjaga rapat rencana produk mereka. Yang jelas, 2025 akan menjadi tahun yang menentukan: apakah Ferrari mampu melangkah lebih jauh ke era elektrifikasi tanpa kehilangan aura mesin-mesin legendaris yang selama ini menjadi daya tarik utamanya.












