Satria Gerindra Pangandaran Dibentuk, Menitikberatkan Aksi Kemanusiaan

DAILYPANGANDARAN – Satuan Relawan Indonesia Raya atau Satria cabang Kabupaten Pangandaran resmi terbentuk. Organisasi sayap Partai Gerindra ini mulai bergerak dengan penekanan utama pada kerja-kerja kemanusiaan, meski tetap tak lepas dari peran politik yang melekat pada posisinya sebagai bagian dari struktur partai.

Rapat koordinasi pembentukan Satria Pangandaran digelar di Woody Villa Parigi, Pangandaran, Senin (9/9/2024). Dalam forum tersebut, AI S Prastyawan dipercaya memimpin Pimpinan Cabang Satria Pangandaran.

Fokus pada kerja sosial dan kemanusiaan

Ai S Prastyawan mengatakan, Satria Gerindra dibentuk sebagai wadah relawan yang akan bergerak di bidang kemanusiaan. Namun, ia menegaskan, sebagai organisasi sayap partai, Satria juga memiliki ruang untuk menjalankan tugas-tugas politik.

“Tapi tak dipungkiri, sebagai organisasi sayap partai memiliki kerja-kerja politik,” kata Ai kepada wartawan melalui pesan WhatsApp.

Ia menambahkan, ke depan Satria Pangandaran diharapkan ikut ambil bagian dalam berbagai agenda politik yang diikuti Partai Gerindra. Menurut dia, penguatan organisasi menjadi penting agar kerja relawan tidak berhenti di tingkat pengurus, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Menjangkau hingga tingkat desa

Ai juga menilai keberadaan Satria Gerindra selama ini ikut memberi dampak pada peningkatan suara partai. Salah satu kekuatan organisasi ini, kata dia, adalah jangkauan struktur yang sudah menyentuh hingga tingkat desa, bahkan sampai anak ranting di level RT dan RW.

“Tugas kita untuk membesarkan partai, namun fokus juga terhadap tiga prioritas SATRIA Jabar mengenai sosial kemanusiaan, ekonomi kerakyatan dan penanggulangan bencana,” ucapnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan di Pangandaran, Satria kini memiliki pijakan baru untuk memperluas kerja organisasi di lapangan. Di daerah yang rawan persoalan sosial dan bencana, arah kerja semacam itu menjadi penanda bahwa relawan partai tidak hanya diposisikan sebagai mesin politik, tetapi juga sebagai jaringan yang diharapkan responsif terhadap kebutuhan warga.

Source link