Kebumen – Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono menempatkan isu kemiskinan sebagai salah satu titik utama yang akan dibawa pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka jika menang dalam Pemilihan Presiden 2024. Menurut dia, kemenangan pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Maju itu akan membuka jalan bagi percepatan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan warga, terutama di daerah seperti Kebumen.
Pembangunan dasar disebut jadi kunci
Sudaryono menilai, pemimpin nasional tak cukup hanya memahami peta politik, tetapi juga harus mengerti persoalan di lapangan. Ia menekankan bahwa kesejahteraan tidak akan merata bila infrastruktur dasar, seperti jalan desa dan akses distribusi hasil pertanian, masih tersendat. Karena itu, ia menyebut perbaikan jalan rusak menjadi bagian penting dari upaya menekan kemiskinan.
“Pak Prabowo dan Mas Gibran memiliki 17 program utama salah satunya dengan menggencarkan pemberantasan kemiskinan. Caranya dengan memperbaiki jalan-jalan rusak agar arus logistik dan distribusi komoditas pertanian bisa lancar dan cepat sehingga pertumbuhan ekonomi bisa terus bangkit, sehingga masyarakat Kebumen bisa lebih sejahtera,” kata Sudaryono.
Konsolidasi kader Gerindra di Kebumen
Pernyataan itu disampaikan Sudaryono saat memberikan pembekalan kepada ratusan kader internal dalam konsolidasi DPC, PAC, dan Ranting Partai Gerindra se-Kabupaten Kebumen, Kamis, 2 November 2023. Dalam forum tersebut, ia meminta kader, simpatisan, dan relawan Prabowo-Gibran untuk aktif menyampaikan program-program unggulan pasangan itu kepada masyarakat.
Menurut Sudaryono, dukungan politik harus dibarengi dengan penjelasan yang konkret tentang agenda kerja. Ia menyebut, selain pengentasan kemiskinan, pasangan Prabowo-Gibran juga membawa program swasembada pangan melalui jaminan ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida yang disebut akan langsung diterima petani.
Air bersih dan pertanian ikut disorot
Sudaryono juga menyinggung peran Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan yang tengah menjalankan arahan Presiden Joko Widodo dalam membantu penyediaan air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Program pengabdian masyarakat Universitas Pertahanan, kata dia, menjadi salah satu bentuk kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Artinya, komitmen Pak Prabowo dalam membantu masyarakat dengan menjalankan perintah Presiden Jokowi sudah tak diragukan lagi. Terutama untuk masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau yang berkepanjangan ini,” katanya.
Ia menambahkan, bantuan sumur bor air bersih dinilai sangat penting bagi warga Jawa Tengah yang menghadapi kekeringan. Fungsinya tidak hanya untuk kebutuhan minum dan mandi cuci kakus, tetapi juga menunjang pertanian dan kebutuhan ternak masyarakat di sekitar lokasi.












